Cerita berawal dari beberapa santri yang tinggal di kost Pak Bolot yaitu Remon, Dede, Dion, Radit dan dua gadis cantik Tata dan Dila. Selain kuliah untuk melengkapi kebutuhan hidup di Jakarta Remon bekerja sebagai make up jenazah, sedangkan Dion dan Tata bekerja paruh waktu sebagai figuran film. Usai syuting film Dion dan Tata pulang, ditengah perjalanan tepat di sebuah tikungan Dion dan Tata melihat seorang pengendara motor tergeletak di pinggir jalan seperti korban tabrak lari dan mereka tentu ingin menolong tapi ketika mereka mendengar suara warga yang datang Dion dan Tata memutuskan untuk pergi namun sebelum pergi tanpa sepengetahuan Tata, Dion mengambil kotak kalung yang tergeletak di dekat korban. Keesokan harinya Remon mengajak Dion dan Radit untuk menemaninya merias jenazah yang baru saja meninggal. Betapa terkejutnya Dion saat mengetahui bahwa mayat yang dikarang Remon adalah mayat yang ditemukannya tadi malam bersama Tata.
Pocong Pasti Berlalu (2014)